“Aku disini.”
Tampilkan postingan dengan label Post. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Post. Tampilkan semua postingan
Senin, 11 Agustus 2014
Posted by Unknown
No comments | 10:14:00 AM
Hening, tak ada
satu suara pun terdengar malam ini, entah mengapa, bahkan tak kudengar detak
jam dinding maupun desir angin yang biasanya mengisi malam-malam sedingin ini.
Ruangan ini pun
kosong, tak ada satupun tersisa, hanya satu kursi kayu reot tempatku duduk
sendiri. Menatap satu-satunya jendela di ruang ini, mencoba menilisik
garis-garis langit yang tak lagi terlihat.
Demikian juga di
luar sana. Gelap. Padahal mendung sudah sedari tadi diusir oleh angin malam,
namun malam masih murung, bintang pun tak mau menunjukkan dirinya, hanya ada rembulan yang sedari
tadi kupandangi, yang menyembul dengan indahnya dari balik bayang
pepohonan.
Ah.. entahlah, mungkin kegelapan sudah menelan semua cahaya dan suara dari sekitarku, hanya
menyisakan seraut wajah purnama untuk teman bagiku. . Seraut wajah yang
mengingatkanku pada dirimu, membangkitkan segala kerinduan yang tak dapat lagi
kupendam.
Akupun tak mengerti.
Dalam gelap, aku berbisik kepada purnama.
Hening, kembali hanya itu yang kudapat, tak ada jawab
kudengar. Seakan kebisuan telah mencengkeram alam ini.
Mungkin memang benar, sebuah ingatan tentangmu yang tak bisa
kutepis membuatku tuli, sebuah kerinduan akan dirimu yang jauh membuatku buta.
Atau mungkin seperti kata mereka, yang bercerita bahwa aku sudah gila, mencoba
untuk berbicara padamu dari balik bayang wajah rembulan.
Aku tak peduli.
Mereka tak pernah mengerti, mereka tak pernah tahu apa yang
kutahu, mereka tak pernah mendengar apa yang kudengar.
Dan lalu, dalam gelap, aku berbisik kepada purnama.
Hening, kembali, hanya itu saja yang ada, seakan ingin
membuktikan kepadaku bahwa mereka memang benar, bahwa aku memang sudah gila.
Tidak,.. aku tidak gila. Aku tahu rasa ini nyata, rindu ini
pun nyata. Aku yakin kau pun nyata. Dan dalam sendiriku aku masih yakin, bahwa
kau ada disana, mendengarku berkata. Bahwa kau pun bercakap pada purnama yang
sama.
Sekali lagi, dalam gelap, aku berbisik kepada purnama.
Dan dari balik kesunyian, sebuah jawab menggema……
...
...
...
...
...
...
...
...
...
Selasa, 11 Februari 2014
Posted by Unknown
1 comment | 12:37:00 PM
![]() |
| Bintang 'tertua' ini terletak sekitar enam tahun cahaya dari Bumi |
Sebuah tim yang dipimpin oleh astronom di Australian
National University telah menemukan bintang tertua di alam semesta, yang
terbentuk tak lama setelah Big Bang pada 13,7 miliar tahun yang lalu.
Penemuan ini memungkinkan para astronom untuk pertama
kalinya mempelajari susunan kimia dari bintang-bintang yang pertama terbentuk,
sehingga memberikan gambaran yang lebih jelas tentang seperti apakah alam
semesta pada saat-saat awalnya.
"Ini adalah pertama kalinya kami dapat secara pasti
mengatakan bahwa kami telah menemukan sidik jari kimiawi dari sebuah bintang
pertama," kata peneliti utama, Dr Stefan Keller dari Sekolah Riset
Astronomi dan Astrofisika ANU.
"Ini adalah salah satu langkah pertama dalam memahami
seperti apakah bintang pertama itu. Bintang ini telah memungkinkan kita
untuk merekam sidik jari dari bintang-bintang pertama."
![]() |
| Dr. Stefan keller dan Teleskop SkyMapper |
Bintang ini ditemukan menggunakan teleskop ANU SkyMapper di
Siding Spring Observatory, yang sedang mencari bintang tua karena saat ini
sedang melakukan sebuah proyek lima tahunan untuk membuat peta digital pertama
dari langit selatan.
Bintang tua ini berjarak sekitar 6.000 tahun cahaya dari
Bumi, yang Dr Keller katakan 'relatif dekat' dari ukuran astronomi. Bintang ini
adalah salah satu dari 60 juta bintang yang difoto oleh SkyMapper pada tahun
pertamanya.
"Bintang-bintang yang kita temukan adalah satu di
antara sejuta," kata anggota tim Profesor Mike Bessell, yang bekerja
dengan Keller pada penelitian.
"Mencari jarum di tumpukan jerami seperti ini
dimungkinkan berkat teleskop ANU SkyMapper yang unik dalam kemampuannya untuk
menemukan bintang-bintang dengan zat besi yang rendah berdasarkan warna
mereka."
Dr Keller dan Profesor Bessell mengkonfirmasikan penemuan
ini menggunakan teleskop Magellan di Chile. Komposisi bintang yang baru
ditemukan menunjukkan bahwa bintang ini terbentuk setelah bintang primordial,
yang memiliki massa 60 kali dari matahari kita.
"Untuk menciptakan bintang seperti matahari kita, Anda
harus mengambil bahan dasar hidrogen dan helium dari The Big Bang dan
menambahkan sejumlah besar zat besi - setara dengan sekitar 1.000 kali massa
Bumi," kata Dr Keller.
"Untuk membuat bintang tua ini, Anda tidak memerlukan
lebih dari sebuah asteroid besi seukuran Australia dan banyak karbon. Ini
adalah susunan yang sangat berbeda yang memberitahu kita banyak hal tentang
sifat bintang pertama dan bagaimana mereka mati."
Dr Keller mengatakan, sebelumnya pernah terpikirkan bahwa
bintang primordial mati dalam ledakan yang sangat keras yang mencemari sejumlah
volume besar ruang angkasa dengan besi. Tapi bintang tua ini menunjukkan
tanda-tanda polusi dengan unsur-unsur ringan seperti karbon dan magnesium, dan
tidak ada tanda-tanda polusi dengan besi.
"Hal ini menunjukkan ledakan supernova bintang
primordial ternyata memiki energi cukup rendah. Meskipun cukup untuk
menghancurkan bintang primordial, hampir semua elemen berat seperti besi,
dikonsumsi oleh black hole yang terbentuk di pusat ledakan," katanya.
Sumber: http://www.sciencedaily.com/
http://nationalgeographic.co.id/
Jumat, 06 September 2013
Posted by Unknown
No comments | 9:17:00 AM
Melanjutkan
cerita saya beberapa hari yang lalu, tentang sekelompok planet yang disebut “Planet
Goldilocks”, yaitu planet yang berada pada zona layak huni sebuah bintang,
sehingga memiliki kemungkinan dapat ditinggali oleh manusia.
Sebelumnya, sudah disebutkan
bahwa salah satu bintang tetangga kita, yang bernama Gliese 667C, diperkirakan
memiliki 3 planet Goldilocks (Gliese 667Cc, 667Cd, dan 667cf) dalam sistemnya.
Gliese 667C merupakan salah satu
bintang dari sistem tiga bintang Gliese 667, terletak kurang lebih 22 tahun
cahaya dari tata surya kita di dalam konstelasi Scorpio.Gliese 667C adalah
bintang red-dwarf dengan keterangan cahaya 1,4% dari matahari. Bintang ini
adalah yang terkecil dari tiga bintang dalam sistem nya. Gliese 667C memiliki
paling sedikit 6 planet dalam tata suryanya, dan diperkirakan ada 7 planet
total.
![]() |
| Gambaran seniman tentang sunset di Gliese 667Cc, melihat tiga matahari dari sistem tiga bintang Gliese 667 |
Bagaimana planet-planet ini ditemukan?
Planet-planet ini ditemukan
dengan sebuah pendekatan yang disebut radial
velocity method (metode kecepatan radial). Dengan metode ini, ilmuan
mengamati bintang yang bergerak karena tarikan gravitasi dari sebuah planet.
Ketika terlihat bintang tersebut berubah posisi, dan perubahan tersebut konsisten
dengan adanya planet, maka dapat dikatakan ada sebuah planet disana.
Bagaimana atmosfernya?
Yang penting dari planet-planet
yang ditemukan ini daripada planet lain yang ditemukan sebelumnya adalah mereka
memiliki massa yang secara relatif rendah. Memang, planet-planet ini lebih
besar dari bumi, namun tidak lebih besar dari 10 kali lipat bumi. Hal ini
penting karena jika mereka lebih besar lagi, mereka akan seperti Jupiter atau
Neptunus, dimana mereka akan memiliki atmosfer yang terdiri dari banyak sekali
hidrogen. Namun dengan ukuran yang dimiliki oleh planet-planet ini, maka
mungkin mereka tidak akan dapat mengikat hidrogen sehingga dapat memiliki
atmosfer yang hampir sama dengan bumi. Karena hal ini pula mereka disebut
sebagai Super-Earth.
Apakah planet-planet ini memiliki bulan?
Tidak. Gliese 667C adalah bintang
dengan masa yang kecil, yaitu sekitar sepertiga matahari. Dan karena dekatnya
jarak planet ini dengan bintangnya, akan ada gaya gravitasi yang dapat
melepaskan bulan yang mungkin terbentuk dari planetnya.
Dimana letak bintang ini di dalam konstelasi jika kita melihat langit?
![]() |
| Lokasi sistem tiga bintang Gliese 667 di rasi Scorpio |
Bintang ini
terletak di ujung ekor Scorpio. Jika anda keluar di malam hari di tempat yang
gelap dan tak berlampu kemudian melihat ke hemisfer utara langit, anda akan
dengan mudah melihatnya begitu anda mengidentifikasi rasi bintang Scorpio.
Selasa, 03 September 2013
Posted by Unknown
1 comment | 9:28:00 PM

Mungkin kalian sudah pernah menonton film fiksi ilmiah, atau membaca sebuah novel tentang kehidupan di planet lain, atau koloni manusia di luar bumi. Namun apakah itu mungkin di dunia nyata?
Para astronom dan ilmuan telah bertahun-tahun mencari
planet-planet yang kemungkinan bisa dijadikan tempat tinggal “alternatif” dari
bumi. Planet-planet tersebut memiliki karakteristik yang sama satu dengan yang
lain, dan disebut sebagai Planet Goldilocks.
Dalam astronomi dan astrobiologi, zona layak huni
sirkumstelar (CHZ/circumstellar habitable zone, atau kadang disebut
"ekosfer", "Liquid Water Belt", "HZ", "zona kehidupan"
atau "zona Goldilocks") adalah wilayah di sekitar bintang dimana
planet dengan tekanan atmosfer yang cukup dapat mempertahankan air bentuk cair di permukaannya.
"Planet Goldilocks"
adalah planet yang berada dalam zona layak huni bintang ini, dan nama ini
sering secara khusus digunakan untuk planet mendekati ukuran Bumi.
Nama Goldilocks sendiri sebenarnya berasal dari sebuah
dongeng anak-anak yang berjudul Goldilocks dan Tiga Beruang, sebuah cerita
tentang seorang anak gadis bernama Goldilocks, yang memilih dari tiga benda di
dalam sebuah pondok. Gadis itu mengabaikan benda-benda yang terlalu besar,
terlalu kecil, terlalu panas, terlalu dingin, dan sebagainya, dan memilih
benda-benda yang pas-pasan saja.
Karena mirip dengan cerita itu, maka dari itu kita menyebut
planet-planet dengan keadaan yang pas-pasan ini sebagai Planet Goldilocks.
Nah, astronom baru saja menemukan sistem keplanetan tetangga
Tata Surya yang memecahkan rekor sejarah penemuan planet di luar Tata Surya.
Bintang tetangga bernama Gliese 667C mempunyai setidaknya enam planet yang
mengorbitnya. Tiga di antara enam planet tersebut duduk dengan nyaman di Zona
Goldilocks, dan mereka hanya berjarak sekitar 22 tahun cahaya saja! (Yah
relatif dekat lah untuk ukuran jarak angkasa).
Berikutnya: Ada yang bilang planet ini dijuluki Super-Earth
(Bumi super), apa maksudnya? Apakah planet-planet ini benar-benar mungkin untuk
ditinggali? Seperti apakah atmosfer disana? Dapatkah kita melihatnya dari bumi?
To be continued...........
Lanjutan: http://wiyosa.blogspot.com/2013/09/planet-goldilocks-part-2-life-in-tail.html
Lanjutan: http://wiyosa.blogspot.com/2013/09/planet-goldilocks-part-2-life-in-tail.html
Senin, 02 September 2013
Posted by Unknown
No comments | 2:47:00 PM
Jepang tidak berdaya menyusul dijatuhkannya bom atom di dua kota. Menyerah menjadi opsi yang ditentang, tapi akhirnya dilakukan.
Perang Dunia II resmi kandas sudah pada 2 September 1945. Setelah Jepang menyatakan hitam di atas putih penyerahan diri tanpa syarat pada pihak Sekutu.
Seremoni penyerahan Jepang secara resmi dilakukan di atas kapal perang USS Missouriyang berlabuh di Tokyo Bay. Jepang mengirimkan wakilnya yaitu Menteri Luar Negeri yang masih baru, Mamoru Shigemitsu. Jenderal Douglas MacArthur yang duduk di hadapan para staf kaisar, mendapat kehormatan untuk menandatangani surat penyerahan diri Jepang itu.
Sementara untuk pasukan Jepang yang masih bercokol di wilayah lain seperti Asia Tenggara, menyerah pada 12 September 1945. Penandatangannya dilakukan di Singapura.
Menyerahnya Jepang tanpa syarat menandai berakhirnya Perang Dunia II di kawasan Asia Pasifik yang telah menelan jutaan nyawa dan harta benda. Khusus bagi warga Jepang, proses penyerahan diri ini tidak lepas dari dijatuhkannya bom atom di Hiroshima dan Nagasaki.
| A Bomb-Dome, bangunan yang selamat saat dijatuhkannya bom atom di kota Hiroshima, Jepang, kala Perang Dunia II. |
Meletusnya dua bom tersebut meninggalkan malapetaka bagi penduduk Jepang, khususnya bagi warga Hiroshima dan Nagasaki, yang kotanya hancur lebur.
Penduduk Jepang sendiri dilaporkan kaget dengan perlakuan tentara Sekutu yang cukup baik. Tadinya mereka mengira akan diperlakukan seperti budak.
Lain lagi dengan nasib Menlu Shigemitsu yang dinyatakan bersalah atas kejahatan perang. Pasca-penyerahan diri Jepang, ia divonis tujuh tahun penjara. Ironisnya, ia beralasan bahwa perjuangannya selama ini demi perdamaian.
Posted by Unknown
No comments | 2:37:00 PM
| Henry VII dan Anne Boleyn, salah satu dari banyak kisah cinta dengan pemimpin dunia untuk kemudian bertemu dengan akhir yang mengerikan. |
Memang menyenangkan menjadi raja. Namun terkadang kurang menyenangkan menjadi kekasih raja.
Dari Raja Inggris Henry VIII, yang sudah dikenal telah
memenggal beberapa istri-istrinya pada abad ke-16, hingga Pemimpin Tertinggi
Korea Utara saat ini Kim Jong-un, yang mungkin atau mungkin tidak telah
membunuh mantan pacarnya pekan lalu, penguasa di seluruh dunia dan di seluruh
sejarah terkadang menggunakan kekuasaan eksekutif mereka untuk mengeksekusi ...
yah, mantan pacarnya.
Sebuah koran berbahasa Inggris di Korea Selatan yang dibernama
The Chosun Ilbo melaporkan minggu ini bahwa mantan pacar Kim Jong-un, seorang
penyanyi bernama Hyon Song-wol; yang terkenal karena lagunya "Excellent
Horse-Like Lady", dieksekusi oleh regu tembak pada 20 Agustus.
Surat kabar melaporkan, Song-wol adalah salah satu dari
selusin anggota Unhasu Orchestra dan Wangjaesan Light Music Band yang ditangkap
dan kemudian dieksekusi karena diduga melanggar aturan pornografi dan memiliki
Alkitab.
Tidak dapat diketahui dengan pasti apakah pembunuhan itu
benar-benar terjadi atau tidak, karena laporan Chosun Ilbo itu memiliki sumber
yang anonim dan tidak ada media lain yang secara independen menguatkan cerita
ini (meskipun media massa di di seluruh dunia telah mengangkat ceritanya).
Chosun Ilbo menuliskan bahwa "Kim Jong-un dengan kejam
menghilangkan siapa saja yang yang dianggap sebuah tantangan untuk
kekuasaannya."
Deskripsi yang tentunya berlaku bagi para pemimpin
sebelumnya yang membunuh mantan kekasih.
Hubungan yang Berbahaya
Nero, kaisar Romawi pada tahun 54-68 AD, dilaporkan
memerintahkan membunuh ibunya, meracuni saudara tirinya, mengusir istri
pertamanya, dan kemudian menendang istri keduanya sampai mati-semua sambil
memerintah Roma dengan tangan tirani.
Claudius, pendahulu Nero, menikah empat kali, membunuh istri
ketiganya Valeria Messalina, yang digambarkan "kejam, ganas, dan tak
pernah puas secara seksual." Tapi reputasi tersebut ditentang oleh
sejarawan modern, yang mencatat bahwa tuduhan terhadap Messalina tersebut mungkin
telah dibuat untuk menggulingkan anak-anaknya pada suksesi kekaisaran.
Namun, jangan berpikir daftar mantan yang dibunuh ini
seluruhnya terdiri dari perempuan.
Cleopatra, ratu Mesir, menikah beberapa saudara
laki-lakinya, termasuk Ptolemy XIV-yang kemudian diracuni-agar keponakannya dan
anaknya, Ptolemy XV Caesarion, naik tahta.
Tapi pembunuh-pasangan yang paling terkenal jahat dari
semuanya adalah jelas seorang pria: Henry VIII, yang kecenderungan membunuhnya
mengilhami jembatan keledai "bercerai, dipenggal, meninggal, bercerai,
dipenggal, selamat" untuk mengingat keenam istrinya.
Baik Anne Boleyn dan Catherine Howard-istri kedua dan
kelima, masing-masing menemui ajalnya di pisau guillotine, setelah dituduh
melakukan pengkhianatan.
Tentunya ada lagi. Siapa lagi ya?
Selasa, 27 Agustus 2013
Posted by Unknown
No comments | 8:23:00 PM
That time of year thou mayst in me behold,
When yellow leaves, or none, or few do hang
Upon those boughs which shake against the cold,
Bare ruined choirs, where late the sweet birds sang.
In me thou seest the twilight of such day
As after sunset fadeth in the West,
Which by and by black night doth take away,
Death's second self, that seals up all in rest.
In me thou seest the glowing of such fire
That on the ashes of his youth doth lie,
As the death-bed, whereon it must expire,
Consumed with that which it was nourished by.
This thou perceiv'st, which makes thy love more strong,
To love that well, which thou must leave ere long.
Sabtu, 24 Agustus 2013
Posted by Unknown
No comments | 10:48:00 PM
Minggu, 12 Mei 2013
Posted by Unknown
No comments | 8:33:00 PM
Sabtu, 13 April 2013
Posted by Unknown
2 comments | 4:35:00 PM
Posted by Unknown
1 comment | 4:31:00 PM
Selasa, 09 April 2013
Posted by Unknown
No comments | 3:09:00 PM
Senin, 01 April 2013
Posted by Unknown
No comments | 7:09:00 PM
Apa sajakah hal yang hampir semua orang percaya namun sebenarnya tidak benar?
Penggambaran ukuran negara di peta dunia.
Oke, ini mungkin bukan sesuatu yang dipercaya semua orang, tapi saya punya pengalaman di mana orang langsung merujuk ke peta dunia datar untuk melihat apakah negara A lebih besar dari negara B. Peta yang kita semua terbiasa lihat (ditampilkan di bawah) adalah hasil dari fenomena yang disebut proyeksi Mercator yang merupakan cara memproyeksikan objek 3-Dimensi sferis ke dalam bidang 2-Dimensi persegi panjang.
Gambar di atas membuat Greenland terlihat jauh lebih besar dari Australia, sementara pada kenyataannya, Australia hampir tiga setengah kali lebih besar dari Greenland. Demikian pula, jarak juga terdistorsi dan tempat-tempat di lintang yang lebih tinggi berada lebih dekat daripada yang digambarkan dalam gambar.
Bumi yang berputar mengelilingi Matahari.
Masalahnya adalah, hal ini benar hanya pada waktu tertentu - dan pada waktu lain, tidak. Matahari, Bumi dan semua planet lainnya, pada kenyataannya, berputar di sekitar Barycenter (Pusat massa) dari sistem tata surya.
Masalahnya adalah, hal ini benar hanya pada waktu tertentu - dan pada waktu lain, tidak. Matahari, Bumi dan semua planet lainnya, pada kenyataannya, berputar di sekitar Barycenter (Pusat massa) dari sistem tata surya. yang biasanya cenderung berada di dalam Matahari - sehingga pada waktu tersebut, kita bisa kurang lebih wajar mengatakan Bumi berputar mengelilingi matahari - tapi kadang-kadang barycenter berada di luar Matahari - sampai sekitar 500 000 km di atas permukaannya. Sebagai contoh, di bawah ini adalah lintasan barycenter relatif terhadap Matahari selama periode antara tahun 1945 dan 1994:
To be continued............
Source: Quora
Selasa, 15 Januari 2013
Posted by Unknown
No comments | 1:41:00 AM
A si i-Dhúath ú-orthor, nin meleth..
"The Shadow does not hold sway yet, my love."
Ú or le a ú or nin.
"Not over you and not over me."
Renich i lú i erui govannem?
"Do you remember the time when we first met?"
Nauthannen i ned ôl reniannen.
"I thought I had strayed into a dream."
Gwennin in enninath...
"Long year has passed..."
Ú-'arnech in naeth i si celich.
"You do not have the burdens you carried now."
Renich i beth i pennen?"
"Do you remember the word I told you?"
"The Shadow does not hold sway yet, my love."
Ú or le a ú or nin.
"Not over you and not over me."
Renich i lú i erui govannem?
"Do you remember the time when we first met?"
Nauthannen i ned ôl reniannen.
"I thought I had strayed into a dream."
Gwennin in enninath...
"Long year has passed..."
Ú-'arnech in naeth i si celich.
"You do not have the burdens you carried now."
Renich i beth i pennen?"
"Do you remember the word I told you?"
Rabu, 12 Desember 2012
Posted by Unknown
No comments | 11:52:00 AM
Ada sebuah harap yang memudar,
menghilang dalam bayang yang sungguh tak kau lihat...
Merengkuh diriku,
menenggelamkan ke antara mimpi dan kenyataan.
Dingin membelenggu, melukiskan waktu yang tak kunjung berlalu,
tertanam, membeku
dalam dekap..
Ah... malam pun bicara
kepadaku,
tentang sejati yang sirna,
tentang dunia,
atau hati yang mati dan ditinggalkan..
Atau jiwa, yang sendiri dan tak bermakna?
...
...
...
...
...
...
...
...
..............................................................................
Atau cinta
yang tak pernah pergi atau muncul kembali.
terperangkap, dalam keabadiannya sendiri.....
menghilang dalam bayang yang sungguh tak kau lihat...
Merengkuh diriku,
menenggelamkan ke antara mimpi dan kenyataan.
Dingin membelenggu, melukiskan waktu yang tak kunjung berlalu,
tertanam, membeku
dalam dekap..
Ah... malam pun bicara
kepadaku,
tentang sejati yang sirna,
tentang dunia,
atau hati yang mati dan ditinggalkan..
Atau jiwa, yang sendiri dan tak bermakna?
...
...
...
...
...
...
...
...
..............................................................................
Atau cinta
yang tak pernah pergi atau muncul kembali.
terperangkap, dalam keabadiannya sendiri.....
Selasa, 18 September 2012
Posted by Unknown
No comments | 12:36:00 AM
I know you all, and will awhile uphold
The unyoked humour of your idleness:
Yet herein will I imitate the sun,
Who doth permit the base contagious clouds
To smother up his beauty from the world,
That, when he please again to be himself,
Being wanted, he may be more wonder'd at,
By breaking through the foul and ugly mists
Of vapours that did seem to strangle him.
If all the year were playing holidays,
To sport would be as tedious as to work;
But when they seldom come, they wish'd for come,
And nothing pleaseth but rare accidents.
So, when this loose behavior I throw off
And pay the debt I never promised,
By how much better than my word I am,
By so much shall I falsify men's hopes;
And like bright metal on a sullen ground,
My reformation, glittering o'er my fault,
Shall show more goodly and attract more eyes
Than that which hath no foil to set it off.
I'll so offend, to make offence a skill;
Redeeming time when men think least I will.
The unyoked humour of your idleness:
Yet herein will I imitate the sun,
Who doth permit the base contagious clouds
To smother up his beauty from the world,
That, when he please again to be himself,
Being wanted, he may be more wonder'd at,
By breaking through the foul and ugly mists
Of vapours that did seem to strangle him.
If all the year were playing holidays,
To sport would be as tedious as to work;
But when they seldom come, they wish'd for come,
And nothing pleaseth but rare accidents.
So, when this loose behavior I throw off
And pay the debt I never promised,
By how much better than my word I am,
By so much shall I falsify men's hopes;
And like bright metal on a sullen ground,
My reformation, glittering o'er my fault,
Shall show more goodly and attract more eyes
Than that which hath no foil to set it off.
I'll so offend, to make offence a skill;
Redeeming time when men think least I will.
Senin, 27 Agustus 2012
Posted by Unknown
No comments | 9:52:00 PM
Jumat, 17 Agustus 2012
Posted by Unknown
No comments | 9:06:00 AM
Selasa, 17 April 2012
Posted by Unknown
No comments | 3:29:00 PM
We are both waiting for a miracle to come, the only difference is who still believe in it....
I do.
I do.
Langganan:
Postingan (Atom)












